JADI
gini ceritanya, di tengah malam sorry sorry bukan tengah malam. Lebih
tepatnya pagi buta, soalnya waktu itu kalo gak salah udah jam satu dini hari
(01.00 a.m). Gue lagi gak bisa tidur, trus gue nonton tv di ruang tamu.
Tiba-tiba gue denger suara, “hwaaaaooooooong, hhwaaooooongg” berulang-ulang,
dan gue sadar itu suara kucing. Tapi sejak kapan suara kucing berubah jadi
“hwaong”? bodo ah.
Acara
tv waktu itu acara berita, Fauzi Bowo. Karena menjelang pemilu cagub dan
cawagub, jadi wajarlah kalo beritanya seputar calon gubernur, dan wakilnya
kayak Fauzi Bowo, Joko Widodo dan lain-lain. Awalnya gue cuek sama suara kucing
itu.. tapi lama-kelamaan suara kucing itu makin kenceng, “hwwaaaaaaooooooong”
kucing yang satunya lagi nyautin, “hweeaaaaaaaoooww” begitu seterusnya.
Ternyata kucing-kucing itu adu debat di
teras rumah kakak sepupu gue. Di sebelah rumah gue. Suara kucing itu makin
kenceng dan heboh, suara dangdutan di tetangga seberang yang lagi hajatan,
kalah! Sebelah gue jendela, depan gue tv. Suara kucing itu semakin berisik, gue
tambah takut. Karena gak berani ngeliat keluar jendela, gue fokuskan pandangan
ke tv.
Balik ke cerita. Tadinya
suara kucing itu sempet reda, tapi sekarang mulai lagi. Gak tahan dengan suara
itu, gue ngeberaniin diri buat ngeliat keluar jendela. Gak keliatan, gak ada
kucing dijalan. Gue sempet membuat suara, “hush, hush, hush” bukaan, gue bukan
nyanyi lagunya pussy cat dolls! Tapi
gue nyoba ngusir kucing itu, tapi gak mempan. Yaiyalah suara kucing kesetanan
kayak gitu emang gak mempan di usir pake suara, mempannya di usir pake AIR.
Gue denger emak
gue bangun, kayaknya sih dia buang air kecil. Gue denger pintu kamar mandi udah
kebuka. Gue bilang ke emak gue, “mak kucingnya disiram pake air” lalu emak gue
keluar dengan segayung air ditangannya sambil berkata, “bukain pintunya”. Gue
bergegas mencari kunci, trus ngebukain pintunya. Sampe teras, gue manjat pager
tengok kiri kanan, tengok ke atas dan ada bulan purnama disana. Biasanya kalo
di film-film pas bulan purnama ada anjing yang menggonggong atau serigala yang
melolong. Tapi kenapa ini kucing?? Mungkin kucing-kucing ingin bersaing dengan
serigala atau anjing, atau mungkin kucing-kucing itu ingin terlihat lebih eksis
di malam hari. Sementara gue manjat, emak gue berusaha buat ngebuka pintu
pager. Emak gue keluar pager, mendatangi tempat kucing tersebut, gue pun
mengekor dibelakangnya. Kita berdua dateng, kucing pun kaget.
Emak gue bersiap-siap memercikkan air ke kucing-kucing
tersebut dan daaan kucing belang lari ke kanan, kucing hitam lari ke kiri.
Mereka berdua belomba-lomba memperebutkan cinta emak gue lari dari
kejaran emak gue. Ternyata emak gue lebih milih si kucing hitam, dia pun
mengayunkan gayung yang ada ditangannya dan “BBYYUUUUUUURR” air pun tumpah tapi
tidak mengenai si kucing. Lalu emak gue berlari girang mengejar kucing
tersebut, gue ketawa kesenengan ngeliat emak gue nguber-nguber kucing
“mhuahahahhhaha, haahahhaha”. Gue gak kuat nahan tawa gue, gue masuk ke dalam
rumah, gue ketawa di dalam rumah, “HAHHHAAHAHAHHAAAAAAAAAAA”. Sebelum masuk ke
rumah, gue ngeliat emak gue mengejar dan mengusir kucing belang yang sempat berlari
ke arah kanan. Kucing belang yang tadinya jalan santai karena udah ngerasa aman
dari kejaran emak gue pun lari ngibrit.. Terus emak gue masuk ke dalam rumah
mengembalikan gayung ke nenek gayung ke kamar mandi dan berusaha untuk
tidur lagi.
Begitulah kucing-kucing yang sangat mengganggu di malam
hari. Kalo di sekitar lingkungan gue gak banyak kucing, mungkin gak akan kayak gini
kejadiannya. Padahal kucing yang berantem cuma dua ekor, tapi suaranya gengges
banget. Sumpah, ganggu banget!!
Pesen gue buat para kucing: jangan berantem terus ya, jaga persatuan
kalian. Meskipun kalian beda jenis, beda ras, beda warna, beda nama tapi kalian
tetep satu. Kalo si kucing betina gak mau sama lo, cari betina yang lain.
Bersainglah secara sehat antar sesama kucing, dan ingat harus tetap damai,
jangan buat para manusia merasa terganggu karena kalian berantem atau tawuran.
Salam damai dari saya, penasihat kucing: Arlin Navigati.