Jumat, 06 Juli 2012

kucing-kucing yang mengganggu di malam hari


JADI gini ceritanya, di tengah malam sorry sorry bukan tengah malam. Lebih tepatnya pagi buta, soalnya waktu itu kalo gak salah udah jam satu dini hari (01.00 a.m). Gue lagi gak bisa tidur, trus gue nonton tv di ruang tamu. Tiba-tiba gue denger suara, “hwaaaaooooooong, hhwaaooooongg” berulang-ulang, dan gue sadar itu suara kucing. Tapi sejak kapan suara kucing berubah jadi “hwaong”? bodo ah.

Acara tv waktu itu acara berita, Fauzi Bowo. Karena menjelang pemilu cagub dan cawagub, jadi wajarlah kalo beritanya seputar calon gubernur, dan wakilnya kayak Fauzi Bowo, Joko Widodo dan lain-lain. Awalnya gue cuek sama suara kucing itu.. tapi lama-kelamaan suara kucing itu makin kenceng, “hwwaaaaaaooooooong” kucing yang satunya lagi nyautin, “hweeaaaaaaaoooww” begitu seterusnya. Ternyata kucing-kucing itu  adu debat di teras rumah kakak sepupu gue. Di sebelah rumah gue. Suara kucing itu makin kenceng dan heboh, suara dangdutan di tetangga seberang yang lagi hajatan, kalah! Sebelah gue jendela, depan gue tv. Suara kucing itu semakin berisik, gue tambah takut. Karena gak berani ngeliat keluar jendela, gue fokuskan pandangan ke tv.

Balik ke cerita. Tadinya suara kucing itu sempet reda, tapi sekarang mulai lagi. Gak tahan dengan suara itu, gue ngeberaniin diri buat ngeliat keluar jendela. Gak keliatan, gak ada kucing dijalan. Gue sempet membuat suara, “hush, hush, hush” bukaan, gue bukan nyanyi lagunya pussy cat dolls! Tapi gue nyoba ngusir kucing itu, tapi gak mempan. Yaiyalah suara kucing kesetanan kayak gitu emang gak mempan di usir pake suara, mempannya di usir pake AIR.

 Gue denger emak gue bangun, kayaknya sih dia buang air kecil. Gue denger pintu kamar mandi udah kebuka. Gue bilang ke emak gue, “mak kucingnya disiram pake air” lalu emak gue keluar dengan segayung air ditangannya sambil berkata, “bukain pintunya”. Gue bergegas mencari kunci, trus ngebukain pintunya. Sampe teras, gue manjat pager tengok kiri kanan, tengok ke atas dan ada bulan purnama disana. Biasanya kalo di film-film pas bulan purnama ada anjing yang menggonggong atau serigala yang melolong. Tapi kenapa ini kucing?? Mungkin kucing-kucing ingin bersaing dengan serigala atau anjing, atau mungkin kucing-kucing itu ingin terlihat lebih eksis di malam hari. Sementara gue manjat, emak gue berusaha buat ngebuka pintu pager. Emak gue keluar pager, mendatangi tempat kucing tersebut, gue pun mengekor dibelakangnya. Kita berdua dateng, kucing pun kaget. 

Emak gue bersiap-siap memercikkan air ke kucing-kucing tersebut dan daaan kucing belang lari ke kanan, kucing hitam lari ke kiri. Mereka berdua belomba-lomba memperebutkan cinta emak gue lari dari kejaran emak gue. Ternyata emak gue lebih milih si kucing hitam, dia pun mengayunkan gayung yang ada ditangannya dan “BBYYUUUUUUURR” air pun tumpah tapi tidak mengenai si kucing. Lalu emak gue berlari girang mengejar kucing tersebut, gue ketawa kesenengan ngeliat emak gue nguber-nguber kucing “mhuahahahhhaha, haahahhaha”. Gue gak kuat nahan tawa gue, gue masuk ke dalam rumah, gue ketawa di dalam rumah, “HAHHHAAHAHAHHAAAAAAAAAAA”. Sebelum masuk ke rumah, gue ngeliat emak gue mengejar dan mengusir kucing belang yang sempat berlari ke arah kanan. Kucing belang yang tadinya jalan santai karena udah ngerasa aman dari kejaran emak gue pun lari ngibrit.. Terus emak gue masuk ke dalam rumah mengembalikan gayung ke nenek gayung ke kamar mandi dan berusaha untuk tidur lagi. 

Begitulah kucing-kucing yang sangat mengganggu di malam hari. Kalo di sekitar lingkungan gue gak banyak kucing, mungkin gak akan kayak gini kejadiannya. Padahal kucing yang berantem cuma dua ekor, tapi suaranya gengges banget. Sumpah, ganggu banget!!

Pesen gue buat para kucing:  jangan berantem terus ya, jaga persatuan kalian. Meskipun kalian beda jenis, beda ras, beda warna, beda nama tapi kalian tetep satu. Kalo si kucing betina gak mau sama lo, cari betina yang lain. Bersainglah secara sehat antar sesama kucing, dan ingat harus tetap damai, jangan buat para manusia merasa terganggu karena kalian berantem atau tawuran. Salam damai dari saya, penasihat kucing: Arlin Navigati.