Judul di atas pernah saya baca di komentar sebuah fanpage Islam.
Dan memang benar masuk surga itu penuh perjuangan, sedangkan masuk neraka itu gampang. Meskipun saya belum pernah berkunjung ke kedua tempat tersebut. Kan ada Al-Qur'an dan Al-Hadist yang menjelaskannya.
Saya juga pernah baca, "Surga itu dikelilingi oleh hal-hal yang tidak kita sukai, sedangkan neraka itu dikelilingi oleh hal-hal yang kita sukai."
Untuk masuk surga kita harus sholat 5 waktu, dan melaksanakan kewajiban lainnya. Kalau orang yang tidak beriman pasti akan berpikir bahwa sholat 5 waktu itu melelahkan, untuk apa sholat, sholat gak ada untungnya buat saya. Tapi bagi kita yang beriman, atas dasar keimanan kita mau melaksanakannya. Mungkin awalnya sulit untuk membiasakan, harus ada paksaan dari orang lain, maupun diri sendiri. Tapi jika sudah berlangsung secara rutin, tentu kita akan terbiasa. Kalau kata Dzawin Nur Ikram: "Dipaksa, terpaksa, terbiasa." (comic SUCI 2014).
Kalau Neraka itu dipenuhi hal-hal yang manusia sukai. Contoh riba', siapa coba yang gak mau dapet untung besar? Contoh lagi buka aurat. Untuk apa tutup aurat mendingan buka aurat, untuk apa pakai kerudung dan jilbab, kan gerah. Nah secara gak sadar dan sukarela, dengan sendirinya akan masuk neraka.
Intinya untuk mendapatkan hal yang istimewa (surga: pada konteks ini) kita harus berjuang. Dan berjuang butuh pengorbanan. Dan harus diniatkan karena Allah. Wallahu a'lam bishowab.
#NulisRandom2015
#01_06_2015
Dan memang benar masuk surga itu penuh perjuangan, sedangkan masuk neraka itu gampang. Meskipun saya belum pernah berkunjung ke kedua tempat tersebut. Kan ada Al-Qur'an dan Al-Hadist yang menjelaskannya.
Saya juga pernah baca, "Surga itu dikelilingi oleh hal-hal yang tidak kita sukai, sedangkan neraka itu dikelilingi oleh hal-hal yang kita sukai."
Untuk masuk surga kita harus sholat 5 waktu, dan melaksanakan kewajiban lainnya. Kalau orang yang tidak beriman pasti akan berpikir bahwa sholat 5 waktu itu melelahkan, untuk apa sholat, sholat gak ada untungnya buat saya. Tapi bagi kita yang beriman, atas dasar keimanan kita mau melaksanakannya. Mungkin awalnya sulit untuk membiasakan, harus ada paksaan dari orang lain, maupun diri sendiri. Tapi jika sudah berlangsung secara rutin, tentu kita akan terbiasa. Kalau kata Dzawin Nur Ikram: "Dipaksa, terpaksa, terbiasa." (comic SUCI 2014).
Kalau Neraka itu dipenuhi hal-hal yang manusia sukai. Contoh riba', siapa coba yang gak mau dapet untung besar? Contoh lagi buka aurat. Untuk apa tutup aurat mendingan buka aurat, untuk apa pakai kerudung dan jilbab, kan gerah. Nah secara gak sadar dan sukarela, dengan sendirinya akan masuk neraka.
Intinya untuk mendapatkan hal yang istimewa (surga: pada konteks ini) kita harus berjuang. Dan berjuang butuh pengorbanan. Dan harus diniatkan karena Allah. Wallahu a'lam bishowab.
#NulisRandom2015
#01_06_2015