Sabtu, 14 April 2018

Keseruan Belajar di Kelas Revowriter 7

Malam yang saya tunggu2 akhirnya datang juga. Penasaran ya? Simak terus sampai akhir.

Selasa malam jam 19.45 - 21.45 adalah jadwal training menulis online di kelas Revowriter (basic)
Buat temen-temen yang belum tau tentang Revowriter, nih saya kasih tau.


Revowriter adalah komunitas belajar nulis yang digagas oleh Mbak Asri Supatmiati, seorang Ibu Rumah Tangga, Pejuang Dakwah dan Penulis yang telah menulis 10 buku. Maa syaa Allah tabarakallah.


Revowriter diambil dari kata revolution dan writer. Harapannya agar orang-orang yang belajar nulis di komunitas ini bisa menjadi penulis yang membawa perubahan menuju peradaban mulia yang gilang gemilang yaitu peradaban Islam. Allahu Akbar!


Pagi hari sebelum kelas di mulai Mbak Asri udah woro-woro ngingetin jam belajar, nyuruh ngisi quota dan charge handphone. Dari pagi sampai menjelang kelas dimulai antusiasme peserta terus berdatangan memenuhi notifikasi.
Jam 19.53 WIB, Mbak Asri mulai membuka kelas, memberi tahu adab belajar di kelas Revowriter, dan mengingatkan bahwa proses belajar akan berlangsung cepat, interaktif dan berisik, beliau juga mengingatkan utk mematikan notifikasi. Tanpa disuruh pun, notifikasi saya udah mode off atau vibrate mode karena ikut beberapa grup dan khawatir terjadi perang dingin antara grup-grup itu, wkwkw, minta dibaca duluan.
Kelas dimulai dengan beberapa pertanyaan, mulai dari siapa penulis yang kamu kenal, kenapa mereka disebut penulis, dll.


Benar apa kata mbak Asri; kelas akan berlangsung cepat, interaktif dan berisik.


Baru aja mbak Asri ngepost pertanyaan, langsung deh belasan sampe puluhan chat jawaban dari peserta berbaris ke bawah.


Dalam hati, "Ini kapan gue ngejawab pertanyaannya nih kalo ketimpa chat dari peserta lain?"


Langsung saya scroll up pertanyaannya dan ngetik jawaban secepat yang saya bisa
Oh ya saya mau kasih tips, biar kita bisa langsung jawab pertanyaan dan nyimak materi, kita harus stay di depan layar jangan disambi-sambi ya, hehe, kecuali mendesak. Jangan fokus baca-baca jawaban atau komentar peserta lain, itu mah bisa dibaca nanti setelah kelas selesai, kecuali kalo kamu mau jadi silent reader. Pokoknya fokus aja sama materi atau pertanyaan dari trainer.
Di kelas perdana ini, peserta diberi motivasi tentang pentingnya menulis bukan sekadar menjadi penulis.


Kita pun harus mengubah mindset kita bahwa penulis itu bukan hanya seperti Tere Liye, Dee Lestari, atau Andrea Hirata. Orang-orang yang ingin menyampaikan ilmu atau gagasannya, juga bisa disebut penulis. Maka dari itu, siapa pun yang memiliki ilmu, BISA menulis!


Kata mbak Asri, "Menulis adalah seni menyampaikan kebenaran. Kalau orang berilmu tidak menulis, orang bodoh yang akan menyebarkan kesesatan."
Waah maa syaa Allah. Jadi lebih semangat untuk menulis.
Yuk mulai menulis, jangan tunggu sempurna, nanti nggak action-action, menulis dan berproseslah


Pastinya nulis tulisan yang bermanfaat, dan juga benar ya, benar menurut Yang Maha Benar yaitu Allah subhanahu wa ta'ala.


Di akhir kelas, mbak Asri memberi 2 tugas, dan yang saya tulis ini adalah salah satunya. 
Gimana?
Tergambar kan keseruan belajar di kelas Revowriter?


Kamu mau ikut kelas Revowriter juga? (malah promo 😂)


Sabar ya para pembaca yang budiman, in syaa Allah beberapa bulan lagi Revowriter buka kelas baru.
Kelas saya aja baru mulai, hehe 😁

Sekian postingan dari saya, tunggu dan simak postingan selanjutnya. [Annavi]


Jakarta, 11 April 2018

Arlin Navigati

Calon Revowriter Army


#revowriter
#revowriter7
#belajarnulis
#Annavi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar